Bio.

Long Text.
(1983, Jakarta) adalah seniman, kurator, desainer grafis-web partikelir, dan konsultan kreatif paruh waktu. Salah satu pendiri Forum Lenteng, juga Dewan Artistik & Manajer Festival untuk Arkipel – Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival. Sempat menempuh pendidikan di IISIP Jakarta, Ilmu Periklanan – Fakultas Ilmu Komunikasi. Tahun 2015, ia menjadi kurator bersama Abi Rama dalam pameran Visual Jalanan: Bebas Tapi Sopan di Galeri Nasional Indonesia dalam rangkaian Jakarta Biennale 2017. Pada 2017-2018 ia menjadi ko-kurator Pekan Seni Media.

Pengalamannya dalam filem-video dimulai pada tahun 2003 dengan menjadi partisipan dalam Massroom Project yang menghasilkan 9 video dokumenter tentang Jakarta. Tahun 2005 ia menjadi partisipan sekaligus koordinator dalam proyek video dokumenter di Meksiko atas kerjasama Forum Lenteng dan El Despacho, Meksiko dengan tajuk EL TVDCM (El Taller Video Documental de Ciudad de Mexico).

Tahun 2010 ia terlibat dalam proyek filem dokumenter Crossing The Boundaries: Cross-Culture Video Project For Peace 2010 bersama Yayasan Interseksi, dengan karya video Lapo (25 menit). Selain video, ia juga terlibat dalam pameran fotografi, antara lain; tahun 2004 ia pameran foto bersama sejumlah perupa kontemporer Indonesia dengan tajuk Top Collection. Tahun 2006 ia berpameran fotografi JEDA di Galeri Cipta III-Taman Ismail Marzuki dan Rumah Seni Cemeti, Yogyakarta.

Tahun 2010, komposer musik elektronik kambuhan ini terlibat dalam pameran ID-Contemporary Art Indonesia di Kunstraum Kreuzberg/Bethanien, Berlin (November 2010). Sedang bersama Forum Lenteng, karya-karyanya telah dipresentasikan baik dalam perhelatan festival filem nasional dan internasional.

Di tahun yang sama, bersama Forum Lenteng, ia berpartisipasi dalam Pameran Seni Video “Membajak TV” di Komunitas Salihara dengan karya “Masa Analog, Masa Represi”. Masih di tahun 2011, dengan filem Dongeng Rangkas, sudah berpartisipasi di 3rd DMZ-Docs Korean International Documentary Festival, CPH:DOX Copenhagen International Documentary Film Festival, lalu memenangkan penghargaan Film Panjang Terbaik dalam Festival Film Dokumenter Yogyakarta 2011. Ikut juga berpartisipasi dalam OK. Video “Flesh” 5th jakarta International Video Festival di Galeri Nasional Indonesia 2011 (Cipher Video #5).

Pada 2015, bersama Syaiful “Paul” Anwar menyutradarai filem dokumenter “Harimau Minahasa” bersama Yayasan Interseksi. Di tahun 2012 mengikuti program residensi di Ansan, Korea Selatan dalam program “Earth Calling – Thinking Otherwise”. Selain itu, ia juga pernah menjadi salah Satu Dewan Program di Kineforum, Jakarta (2011-2012). Pada 2012–2017, ia sempat menjadi direktur untuk Jakarta 32ºC–sebuah wadah dan festival karya mahasiswa dua tahunan se-Jakarta. Di 2014, ia juga telah menguratori pameran tunggal Abi Rama, bertajuk “Graphic Interchange”, di Awanama Art Habitat, Jakarta.

Dalam ICAD 2018 (Kisah), ia menbuat karya dengan judul “20 Years of Nothing” yang meriset tentang perjalanan kelompok musik street punk GamelanOink asal Bekasi. Ia juga telah diundang sebagai pembicara tamu di Biennale Matter of Art–edisi pertama yang diadakan di Praha, Republik Ceko. Semasa pandemi Covid-19, ia membuat dua program baru di bawah Visual Jalanan di akhir tahun 2018, yaitu VJ>Play—yang membahas tentang perkembangan seni suara dan musik— serta VJ/Lab—yang membahas tentang geliat budaya swakarya. Lalu dalam situasi yang sama pada pertengahan 2019, ia meluncurkan Extended Asia, sebuah terminal daring yang mengekplorasi suara dan visual dalam bentuk pertunjukan daring.

Saat ini, ia bersama beberapa kawannya mendirikan Pejaten Huis, sebuah ruang kerja bersama di Jakarta Selatan. Di tempat itu juga, ia membangun Toko Store sebagai usaha dagang. Selain berdagang, ia juga mengajar desain di International Design School Jakarta.

(1983, Jakarta) adalah seorang seniman, kurator, desainer grafis-web partikelir, dan juga pedagang. Dia adalah salah satu pendiri dan anggota Dewan Artistik Forum Lenteng, di sana ia mengelola Visual Jalanan sebuah wadah yang fokus dalam pembahasan budaya swakarya sejak 2012. Saat ini bersama kawannya, ia mengelola sebuah ruang kerja bersama bernama Pejaten Huis dan juga sesekali menjadi kasir di Toko Store.

CV.
EDUCATION

2001 – 2006
Advertising, Communication Faculty (Unfinished) / Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta

 

WORK & EXPERIENCES

2021
Founder and Management Team of Hoppla.id (will be launched in May 2021) – The medium of collaboration, innovation, and experimentation of contemporary arts and technology / Jakarta

2020
Co-Producer of Digital Mixtape Music Album: Harlan – Fidelitas Cinta (Double Album) released by VJ>Play – online terminal for visual and sound artists to extend collaborative cross-genre audio-visual media / Jakarta

2020–now
Founder and Management Team of Extended Asia – online terminal for visual and sound artists to extend collaborative cross-genre audio-visual media / Jakarta

2019
Speakers at Matter of Art Biennale / Prague, Czech Republic. 1. 2.

2019–now
Founder and Management Team of Pejaten Huis – co-operate profit space in Jakarta: Coffee Shop, Street Wear Store, Motorcycle Workshop and Gardening / Jakarta

2017-2018
Co-Curator for Pekan Seni Media
2017: Arus Balik Dimensi Teknologi Dalam Seni at Pekanbaru, Riau & Pekan Seni Media 2018: Local Genius at Palu, Sulawesi Tengah / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan – Forum Lenteng, Jakarta

2016
Curator for Abi Rama Solo Exhibition: Graphic Interchange
, Awanama Art Habitat / Jakarta

2015
Curator for Visual Jalanan: Bebas Tapi Sopan (Free But Proper)–a street art exhibition / Galeri Nasional Indonesia / Jakarta

Coordinator for Roadshow Art On The spot (RAOS) in 16th Jakarta Biennale 2015: Maju Kena, Mundur Kena (http://jakartabiennale.net/roadshow) / Jakarta Biennale Foundation, Jakarta

2014 – now
Part-time Graphic Design Lecturer
at IDS – International Design School / Jakarta

2013 – now
Board of Artistic
& Festival Manager in ARKIPEL – Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival (http://arkipel.org) / Forum Lenteng, Jakarta

2013
Research and Database
in 15th Jakarta Biennale 2013: Siasat (http://jakartabiennale.net) / Jakarta Arts Council, Jakarta

2012 – now
Director
of Visual Jalanan – Collaborative Media Platform for DIY Culture, initiated by Forum Lenteng. Visual Jalanan had other sub-platform consist of: VJ>Play (DIY Audio Lab) and VJ/Lab (DIY Culture Lab).

2012 – 2017
Director
in Jakarta 32°C – Jakarta College Student Forum & Biennale (http://jakarta32c.org) / ruangrupa, Jakarta

2009 – now
Coordinator & Founder of Visual Jalanan – A Street Art Visual Journal / http://visualjalanan.org / Forum Lenteng, Jakarta

2009 – 2012
Film Curator
in kineforum (http://kineforum.org) / kineforum, Jakarta

2009 – now
Co-Founder
& Head of Artistic of Merah Membara Graphic House / Jakarta

2009 – 2014
Managing Director of www.akumassa.org / Forum Lenteng, Jakarta

2009
Board of Programmers / Tawuran! – High School Film Festival / Konfiden, Jakarta

2008 – now
Board of Editors
of www.jurnalfootage.net / Forum Lenteng, Jakarta

2008 – now
Secretary-General / Forum Lenteng, Jakarta (http://forumlenteng.org)

2005 – 2007
Co-Founder & Artistic / kelanadesain. — Graphic House / Jakarta

2005
Video Workshop Facilitator for EL-TDCM (El Taller Video Documental de Ciudad de Mexico) / El Despacho, Mexico City – Forum Lenteng, Jakarta

2005
Associate Art Director / [ideasphere] — Advertising Agency / Jakarta

2003
Co-Founder/ Forum Lenteng, Jakarta

2001 – 2004
Co-Founder / tanahijau, Jakarta

2018
ICAD (Indonesian Contemporary Art & Design) 2018: Kisah /
Curated by Hafiz Rancajale / grandkemang Hotel, Jakarta /

2017
Following Exhibition
(Group) – OK. Video / Curated by Mahardika Yudha / Galeri Nasional Indonesia, Jakarta /

2015
OK. Video 2015: Flesh
(Group) / Curated by Mahardika Yudha / Galeri Nasional Indonesia, Jakarta /

2012
Earth Calling: Thinking Otherwise
(Residency) / Community Space Litmus, South Korea /

ArtJog 2012: Looking East – A Gaze Upon Indonesian Contemporary Art (Group) / Curated by Bambang ‘Toko’ Witjaksono / Taman Budaya Yogyakarta, Yogyakarta /

2011
Membajak TV
(Group) / Conducted by Forum Lenteng, Curated by Krisna Murti / Galeri Salihara – Komunitas Salihara, Jakarta /

2010
Pameran Seni Media: Lokalitas Dalam Perspektif Teknologi
(Group) / Curated by Hafiz Rancajale / Universitas Negeri Medan (UNIMED), Sumatra Utara /

2010
ID-Berlin | Contemporary Art Indonesia
(Residency) / Forum Lenteng representatives: Andang Kelana & Otty Widasari / Kunstraum Kreuzberg/Bethanien, Berlin – Germany /

VIDEO:WRK #2 – Surabaya International Video Festival (Group) / Galeri Pusat Keudayaan Prancis, Surabaya /

2009
Videobase: Sosial. Video. Historia
(Group) / Conducted by Forum Lenteng, as researcher, facilitator & Artist / Bentara Budaya Jakarta, Jakarta /

Pameran Seni Rupa: Menilik Akar (Group) / as Forum Lenteng representative / Galeri Nasional Indonesia, Jakarta /

2006
Jakarta 32ºC – Student Biennale
(Group) / as Forum Lenteng representative / Galeri Nasional Indonesia, Jakarta /

Jeda (Pause) – a Photography Project (Group) / Conducted by Forum Lenteng / Rumah Seni Cemeti, Yogyakarta & Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta /

2005
Loket Karcis – a Photography Exhibition
(Group) / Conducted by Forum Lenteng / Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta & Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang – Banten /

2004
Top Collection – A Photography Project
(Group) / ruangrupa, Jakarta /

2018
Pekan Seni Media 2018: Local Genius /
as Co-Curator / Curated by Hafiz Rancajale / Palu, Sulawesi Tengah /

2017
Pekan Seni Media 2017: Arus Balik Dimensi Teknologi Dalam Seni /
as Assistant Curator / Curated by Hafiz Rancajale / Pekanbaru, Riau /

2016
Visual Jalanan: Baur
/ Taman Budaya Provinsi Sumatra Utara, Medan

Visual Jalanan: Ngalam / Taman Krida Budaya Jawa Timur, Malang

Lomba Visual Jalanan / Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak

2015
Pameran Visual Jalanan: Bebas Tapi Sopan (Free But Proper)
/ Galeri Nasional Indonesia, Jakarta /

2014
Graphic Interchange: Abi Rama Solo Exhibition
/ Awanama Art Habitat, Jakarta /